Memahami Definisi, Fungsi, dan Pentingnya RNOA



Source: bizfluent.com

Ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk mengukur kinerja manajemen suatu perusahaan dalam menggunakan aset guna mencetak profit. Indikator yang umumnya digunakan ialah Return on Asset (ROA).

ROA memberikan pengukuran kinerja manajemen mencetak net profit dengan menggunakan aset seluruh perusahaan dalam satu periode. Rumusnya mudah: Return (net profit)/Asset. 

ROA memberikan gambaran luas karena melibatkan seluruh aset nonoperational & operational. Padahal, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana manajemen mencetak profit melalui aktivitas operasional yang merupakan core business. Lantas bagaimana?

Indikator Return on Net Asset (RNOA) memberikan solusi. Dengan menggunakan RNOA, kita dapat mengukur kinerja manajemen mencetak profit operasional (tanpa melibatkan aktivitas di luar core business) dengan menggunakan Net Operating Profit.

Kita tentu sepakat bahwa operating activities adalah core activities suatu perusahaan. Operating activities sangat krusial dan harus dijalankan seefektif mungkin agar perusahaan going concern dan survive dari ketatnya persaingan industri. 

Rumus RNOA sangat sederhana:

RNOA: NOPAT/Average NOA

Ada dua komponen untuk mendapatkan indikator RNOA. Pertama ialah NOA. NOA atau Net Operating Asset adalah Operating Asset (OE) dikurang aset nonoperasional. OE pada umumnya seperti account receivable, inventories, Plant, Properti & Equipment (PPE), dll. 

Untuk mendapatkan Net Operating Asset, kita harus mengurangi OE dengan Operating Liabilies (OL). Akun-akun OL  contohnya:  account payable, accrued expenses, dan pensions and other postretirement liabilities. Ringkasnya: NOA: OA-OL

Konsep NOA ini mirip dengan Asset. Jika Asset: Equity+Liabilities, maka NOA adalah  

NOA: Net Financing Obligation (NFO) + Shareholder Equity (SE)

NFO adalah nonoperating liabilities dikurang nonoperating asset. Perlu menjadi catatan: Setiap industri memiliki NOA dengan karakter berbeda. NOA industri asuransi, tentu tidak dapat disamakan dengan industri consumer goods. 

Begitu juga dengan NOA industri consumer goods tak bisa disamakan dengan NOA industri perbankan.Diperlukan pengetahuan dalam mengenai industri saat memilah dan memutuskan akun-akun yang masuk ke dalam Operating Asset, Operating Liabilities, dan NFO. 

Sementara NOPAT ialah singkatan dari Net Operating Asset. Rumus NOPAT cukup sederhana, yakni: (Sales-Operating Activities)x(1-(tax expense-pretax profit). Konsep NOPAT ialah untuk memberikan gambaran keuntungan yang didapat suatu perusahaan melalui kegiatan operasional after tax.

Kami akan memberikan contoh perhitungan RNOA beberapa perusahaan dari industri consumer goods pada artikel selanjutnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel