Analisa Fundamental & Valuasi Saham HSMP 2019


Sumber: Kompas.com
Sumber: Kompas.com
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk didirikan pada tanggal 19  Oktober  1963.  Berdasarkan akta perusahaan, ruang lingkup kegiatan emiten berkode HMSP ini meliputi manufaktur dan perdagangan rokok serta investasi saham pada perusahaan-perusahaan lain. 

Kegiatan produksi rokok secara komersial telah dimulai pada tahun 1913 di Surabaya sebagai industri rumah tangga. Pada tahun 1930, industri rumah tangga ini diresmikan dengan dibentuknya NVBM Handel Maatschapij Sampoerna.

Perusahaan berkedudukan di Surabaya, dengan kantor pusat  berlokasi  di  Jl.  Rungkut  Industri  Raya  No.   18, Surabaya. Perusahaan memiliki pabrik yang berlokasi di Surabaya, Pasuruan, Malang, Karawang, dan   Probolinggo. Perusahaan juga memiliki kantor perwakilan korporasi di Jakarta.

 HMSP melakukan penawaran  umum saham pada tahun 1990. Sebanyak 27.000.000 lembar dilepas, dengan nilai nominal sebesar Rp1.000 (Rupiah penuh) per saham melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp12.600 (Rupiah penuh) per saham.

Philips Morris International Inc (PMI) melalui PT Philip Morris Indonesia menjadi pemegang saham terbesar setelah mengakuisisi HMSP. Pada tahun 2015, PMI rela merogoh koceknya sebesar US$ 5,2 miliar atau Rp 48 triliun untuk mengakuisisi PT HM Sampoerna tbk (HMSP.

Jumlah ini sudah termasuk utang bersih sekitar Rp 1,5 triliun dan dengan asumsi semua saham dijual melalui penawaran tender. Dalam menjalankan usahanya, kegiatan operasional HMSP didukung oleh entitas anak sebanyak 10 perusahaan.

Sales Analysis by Source
Source: Investsaham.com
Penjualan HMSP dalam 5 tahun terakhir konsisten meningkat. Segmen Sigaret kretek mesin memberikan kontribusi terbesar terhadap total penjualan HMSP. Segmen yang mengeluarkan produk merek A Mild, U Mild, dan Dji Sam Soe Magnum Blue itu berkontribusi sebanyak 69.60% dari total penjualan pada tahun 2018.
Source: investaham.com
Hampir semua divisi penjualan HMSP mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dua divisi yang mengalami penurunan ialah eksport dan white cigarettes.

Penjualan dari divisi Sigaret putih mesin terus mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Divisi penjualan merek rokok Marlboro ini menyumbang 10.22% dari total penjualan HMSP di tahun 2018.

HMSP berusaha mendongkrak penjualan dari divisi tersebut melalui diversifikasi produk Marlboro dengan mengeluarkan varian baru. Namun langkah tersebut belum terbukti mendongkrak penjualan dari divisi Sigaret putih mesin.

Short Term Liquidity Analysis

Source: Investsaham.com
Current ratio HMSP mengalami peningkatan cukup signifikan bila dibandingkan lima tahun yang lalu. Current Ratio terendah HMSP (1.53) tercatat pada tahun 2014.

Rendahnya current ratio HMSP disebabkan proposisi cash terhadap total current asset paling kecil ketimbang akun lainnya (0.31%). Total current liabilities HMSP juga menjadi faktor rendahnya current ratio HMSP.

Current liabilities HMSP berada di posisi tertinggi di 2014 dalam lima tahun terakhir. Penyebabnya karena HMSP masih memiliki peminjaman berelasi jangka pendek.
Source: investaham.com
HMSP juga memiliki kewajiban Excise tax payable. Presentase akun ini cukup besar jika dibandingkan dengan total aset lancar (45.33%).

Current ratio HMSP naik enam kali lipat pada tahun selanjutnya. Faktor peningkatan ini disebabkan bertambahnya presentase cash terhadap total aset lancar (5.77%). Selesainya peminjaman berelasi dan Excise tax payable juga ikut andil atas kenaikan current ratio HMSP.

Current ratio HMSP cukup stabil di kisaran angka 5.23 (tahun 2016), 5.27 (2017) dan 4.30 (2018). Angka current ratio HMSP mengalami penurunan di saat presentase cash terhadap total current asset berada pada posisi paling atas ketimbang akun lainnya.
Source: Investsaham
Penurunan ini disebabkan meningkatnya kewajiban lancar HMSP pada tahun 2018. Excise tax payable kembali muncul pada current liabilities HMSP dengan presentase 30.36% dari total kewajiban lancar.

Fakta menarik lainnya ialah menurunnya rasio accounts receivable turnover HMSP dalam lima tahun terakhir. Angka tertinggi receivable turnover HMSP (63.35) tercatat pada tahun 2014.

Receivable turnover HMSP menurun drastis menjadi 30.58 di tahun selanjutnya. Tren penurunan berlanjut hingga tahun 2016 di level 19.63.

Tren penurunan berbalik pada tahun 2017. HMSP berhasil meningkatkan kualitas tagihan piutang lancarnya. Hal ini terlihat dari meningkatnya receivable turnover HMSP pada tahun 2017 (22.57) dan 2018 (28.10).

Menurunnya receivable turnover HMSP juga terlihat dari trend index. Di mana pertumbuhan accounts receivable HMSP begitu cepat melebihi pertumbuhan net sales.

Akibatnya days sales in receivables mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir. HMSP hanya membutuhkan estimasi 4.89 untuk mendapatkan piutangnya. Angka tersebut melonjak tinggi pada tahun 2016 (18.84). Kemudian tertekan menjadi 12.75 pada tahun 2018.

Source: investsaham.com
Sementara itu, angka inventory turn over HMSP  mengalami tren peningkatan dalam lima tahun terakhir. Puncaknya ialah pada tahun 2018 di angka 4.89.

Peningkatan inventory turnover membuat perputaran days sales in inventory semakin cepat dalam lima tahun terakhir. Days sales in inventory HMSP mengalami penurunan dari 103.26 pada tahun 2014 menjadi 67.27 hari pada tahun 2018.

Konsekuensi dari cepatnya perputaran inventori ialah nilai persediaan yang berkurang. Hal ini terlihat pada tabel trend index.

Fakta menarik lainnya dari analisa short term liquidity ialah tertekannya angka Approximate conversion period dalam lima tahun terakhir. Begitu juga dengan average net trade cycle.

Net trade cycle HMSP mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Ini merupakan pertanda baik. Artinya perusahaan mampu mendapatkan cash dari penjualan lebih cepat dalam lima tahun terakhir.

Angka terendah net trade cycle HMSP tercatat pada tahun 2018, yakni 63.43. inventory turn over berperan penting dalam penurunan net trade cycle HMSP. Fakta-fakta yang ditemukan dari short term liquidity analysis ialah HMSP berupaya meningkatkan efisiensi produksi dan penjualan.

Capital Structure & Solvency

Source: Investsaham
Struktur permodalan HMSP didominasi oleh ekuitas. Presentase ekuitas terhadap total aset ialah 75%. Sisanya dari kewajiban jangka pendek sebanyak 6% dan 20% dari kewajiban jangka pendek.

Tak ada utang bank dalam financing source HMSP. Komposisi terbesar utang jangka panjang HMSP disumbang finance lease liabilities.

Walaupun presentasenya besar, dapat dikatakan angka finance lease liabilities sangat kecil jika dibandingkan dengan total liabilities.
Source: investaham.com
HMSP terlihat cukup konservatif dalam permodalan usahanya jika dilihat dari beberapa rasio capital structure and solvency.
Source: investsaham.com
Nilai konservatif HMSP terus dijaga dari tahun ke tahun. Ini terlihat dari menurunnya rasio debt to equity, total debt ratio dan long term debt to equity ratio HMSP dalam lima tahun terakhir.

Return on Invested Capital

Source: investsaham.com
Nilai profitabilitas HMSP cukup tinggi dalam lima tahun terakhir. Ini terlihat dari beberapa rasio, di mulai dari RNOA, ROCE dan ROE

Meski demikian, RNOA HMSP mengalami tren penurunan dalam lima tahun terakhir. RNOA tertinggi HMSP ialah 87.55% pada tahun 2014.

Penurunan tren RNOA di mulai pada tahun 2015. RNOA HMSP anjlok ke 56.48%.
Penurunan ini disebabkan anjloknya NOA turnover HMSP dari 5.16 ke 3.60.
Source: investsaham.com
Penurunan RNOA dan NOA turnover berlanjut hingga tahun selanjutnya. Pada tahun 2017, HMSP berhasil meningkatkan return on net operating asset setelah memaksimalkan peningkatan NOA turnover.

Peningkatan tersebut berlanjut hingga tahun 2018. Sementara itu, HMSP berhasil mempertahankan NOPAT margin di angka sekitar 16.97% hingga 15.91%.
Source: investsaham.com
NOPAT Margin 15.91 pada tahun 2018 sudah cukup membuktikan bahwa kegiatan operasional bisnis HMSP sangat profitable.

Asset Utilization Analysis

Source: investsaham.com
Cash turn over ratio HMSP mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Angka terendah terjadi pada tahun 2018 (6.9).

Bila dilihat dari tabel trend index, penurunan ini disebabkan pesatnya pertumbuhan cash ketimbang pertumbuhan penjualan.

Source: investsaham.com
Demikian juga dengan receivables turnover. Angka terendah receivable turnover berada di 4.9 pada tahun 2016. Receivable turnover berhasil ditingkatkan menjadi 5.5 dan 7.0 pada tahun selanjutnya.

Sementara itu, sales to inventories HMSP konsisten meningkat dalam lima tahun terakhir. Angka tertinggi tercatat pada tahun 2018 dengan nilai 7.0 dibanding tahun sebelumnya, 5.5.

Source: investsaham.com
Operating Performance and Profitability

Source: Investsaham.com

HMSP berhasil menjaga angka profit margin cukup konsisten dalam lima tahun terakhir. Angka terendah gross profit margin HMSP tercatat pada tahun 2018 (23.88%).

Sementara Operating prfit margin terendah HMSP terjadi pada 2017 (15.64%) dan NPM terendah pada tahun 2015 (11.64).

Penurunan gross profit margin HMSP disebabkan oleh meningkatnya cost of goods sold. Peningkatan ini dibarengi dengan perlambatan pertumbuhan penjualan HMSP di tahun 2018.
Source: investsaham.com
Penurunan operating profit margin HMSP di tahun yang sama disebabkan oleh meningkatnya beban operasional. Ini terlihat dari adanya peningkatan biaya G&A expenses (-2.17).

Penurunan GPM dibarengi dengan menurunnya biaya yang dialokasikan untuk iklan dan promosi. HMSP tampak mulai mengurangi biaya iklan dan promosi sejak tahun 2016.

Biaya iklan dan promosi terbesar HMSP terjadi pada tahun 2015. Pada saat itu, HMSP berhasil mencatat pertumbuhan penjualan 10.38%.

Forecasting & Valuation
Source: investsaham.com
Kami menggunakan beberapa model untuk melakukan valuasi. Model pertama ialah penilaian aset reproduction cost. Metode ini menghasilkan nilai Rp 870/lembar saham.

Metode kedua ialah residual income model. Kami melakukan forecasting selama lima tahun dengan asumsi pertumbuhan penjualan konstan 5%.

Asumsi ini diambil berdasarkan pertumbuhan penjualan terakhir HMSP pada tahun 2019 (estimasi) 4.64%. Pertumbuhan yang konstan 5% juga untuk menjaga kaidah konservatif. Dari valuasi ini, kami mendapatkan Rp 1980/lembar. Nilai ini lebih dari dua kali lipat reproduction cost.
Source: investsaham.com
Untuk men-challange RIM, kami juga menggunakan model Earning Power Value. Model ini menghasilkan angka lebih kecil dari valuasi RIM, yakni Rp 1620/lembar atau hamper dua kali lipat dari Reproduction Cost.

Hampir semua sepakat bahwa instrumen investasi teraman ialah obligasi negara. Yield obligasi negara Republik Indonesia tenor 10 tahun per tanggal 9/11/2019 ialah 7,257%.

Dengan asumsi uang 100% masuk, kita akan mendapatkan P/E: 13.77x. Asumsi P/E ini dapat menjadi pedoman kita untuk membeli saham perusahaan berfundamental baik dan konservatif seperti HMSP.

Jika  berpedoman dengan P/E 13.77x, maka harga wajar HMSP saat ini ialah berdasarkan model Earning Power Value: Rp 1620. Tentu entry terbaik dan teraman ialah saat harga terdiskon 50%: Rp 810/lembar.

Namun HMSP adalah perusahaan mapan dan memiliki competitive advantage di industrinya. Ini terbukti dari tingginya nilai earning power value HMSP terhadap reproduction cost yang hampir dua kali lipat.

Source: investsaham.com


Perusahaan yang memiliki competitive advantage layak di hargai dengan model growth. Kami menggunakan pertumbuhan Net Operating Asset 2018 terhadap Net Operating Asset 2017 sebesar 7.08% dan mendapatkan hasil Rp 4000. Harga saham HMSP saat ini ialah Rp 2770 atau terdiskon 30.75%. Bagi optimistic investor, cukup menarik mengambil HMSP di level growth.

Namun kami sendiri lebih memilih konservatif. Bagi investor konservatif, alangkah baiknya menghindar untuk membeli saham pada level growth. Sehingga investor konservatif akan mengambil model earning power value plus terdiskon 50% terlepas dari berkualitasnya fundamental HMSP di masa lalu.

Update

Harga saham HMSP anjlok 16% di level 2340 pada awal sesi pertama hari Senin (16/9/2019). Kami menyarankan untuk wait and see fundamental HMSP pada tahun depan. Mengingat pemerintah akan menaikan Cukai cukup signifikan mulai tahun 2020.

Menurut pandangan kami, HMSP akan menarik apabila terdiskon 50% dari harga model Earning Power Value. Kisaran harga menarik saat menyentuh level 810 saat P/E 6.69 atau ketika menyetuh harga reproduction cost. Kita harus melihat juga apakah laba HMSP bakal tergerus akibat kenaikan cukai tahun depan.

Kesimpulan: Do Your Own Research (DYOR)


Hubungi kami melalui contact untuk mendapatkan full report analysis versi PDF.

*) Analyst: Andi Ernanda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel